oleh

DPRD Dorong Jadi HGP, Status Jalan Rusak di Tegalbuleud Sukabumi yang Viral

-Kriminal-276 views

SUKABUMIUPDATE.com – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Andri Hidayana angkat bicara soal viralnya jalan rusak di Dusun Cilampahan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud. Jalan ini sulit dilintasi kendaraan sehingga warga harus menandu orang sakit saat akan dibawa atau pulang dari rumah sakit.

“Betul itu jalan perkebunan milik PTPN VIII Cikaso. Akses tersebut selama ini digunakan warga tiga kedusunan yaitu Dusun Cilampahan, Kiaralawang, dan Kiarasapi. Jalan ini memang yang terdekat ke jalan utama yakni jalan nasional Tegalbuleud,” ucap politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pada Senin (8/1/2024).

Menurut Andri, sudah lama dirinya menerima aspirasi warga dan laporan pemerintah desa setempat terkait kerusakan jalan ini. Namun, kendala terjadi lantaran jalan tersebut merupakan jalan perkebunan. DPRD sudah berkomunikasi dengan PTPN VIII Cikaso, bahkan mengirimkan surat untuk meminta akses itu dijadikan Hak Guna Pakai (HGP) sehingga bisa dibangun jalan yang lebih layak, tidak berlumpur seperti sekarang.

“Sudah satu mingguan menjalin komunikasi dengan pihak perkebunan dan sudah ada respons dari PTPN VIII Cikaso. Insya Allah bulan ini pihak perkebunan akan menyerahkan jalan untuk HGP ke pihak Desa Sumberjaya,” katanya.

Andri menjelaskan jalan itu rencananya akan menjadi bagian dari fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) karena izin PTPN VIII akan berakhir tahun ini, sehingga memiliki kewajiban untuk menyisihkan sebagian lahannya kepada masyarakat. Terlebih jalan tersebut merupakan akses utama dan terdekat ke permukiman warga.

“Sebelum ada pelepasan, sementara Hak Guna Pakai (HGP) agar bisa dibangun. Sudah menjadi kewajiban semua pihak untuk memperbaiki jalan tersebut dan kami sebagai anggota DPRD sudah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan. Ini tidak akan bisa berjalan sendiri. DPRD akan berkolaborasi dengan pemerintah dalam hal ini Pak Bupati Sukabumi, melalui dinas terkait untuk segera mencari solusi terbaik,” katanya. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed