oleh

Sekda Kabupaten Sukabumi Soroti Belasan Perusahaan Yang Hengkang ke Luar Daerah

-Berita-401 views

SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, akhirnya angkat suara soal maraknya perusahaan yang berinvestasi di wilayah Kabupaten Sukabumi yang melakukan relokasi ke daerah Garut hingga Jawa Timur, karena beban upah tinggi dan dampak krisis ekonomi global.

“Kami sangat prihatin sekali. Makanya, Insya Allah pemerintah terus mengawasi inflasi ekonomi setiap harinya, supaya kondisi di daerah sangat baik. Karena, memang krisis ekonomi global itu, sangat berdampak sekali pada kemajuan dunia industri di Kabupaten Sukabumi. Khususnya, pada sektor padat karya,” kata Ade Suryaman pada Kamis (09/03).

Untuk itu, persoalan tersebut diakuinya telah menjadi pemikiran bersama. Khususnya, soal banyaknya perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sukabumi, telah memilih hengkang ke luar daerah.

Ia menduga, pasca Covid-19 ditambah saat ini terjadi krisis ekonomi global, karena dampak dari perang Negara Rusia dengan Negara Ukraina.

Sehingga, barang-barang dari luar susah masuk ke Indonesia. Maupun sebaliknya, hasil produksi dari perusahaan Indonesia tidak bisa maksimal melakukan ekspor ke luar negeri. “Bahkan, sampai ada pending ordernya,” tandasnya.

Pihaknya juga mengaku, prihatin setelah mendapatkan laporan terkait banyaknya buruh yang bekerja di perusahaan pada sektor padat karya di wilayah Kabupaten Sukabumi, yang di PHK secara besar-besaran.

Karena, menurutnya hal tersebut akan menyebabkan angka kemiskinan meningkat dan menyebabkan peningkatan angka pengangguran.

“Untuk itu, kita akan menggalakkan kemampuan sekuat tenaga dengan kebersamaan kita, dalam rangka mempertahankan situasi dan kondisi hari ini. Kita juga tidak berharap adanya kejadian itu,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed